Kamis, 15 Oktober 2015

Petualangan???



Petualangan???
Saya mulai tulisan ini dengan sebuah kata “petualangan” tetapi, petualagan disini bukan arti yang sebenarnya. Petualangan disini berarti proses atau perjalanan saya dalam memahami setiap sifat dan watak seseorang dari berbagai latar belakang yang saya temui dalam satu bulan terakhir. Dalam satu bulan terakhir ini saya menemui beberapa orang dan tentunya juga dengan berbagai pemikiran dan cara pandang yang berbeda pula. Dari sini saya dapat mengambil suatu pelajaran bahwa umur bukan penentu kedewasaan. Sedangkan lingkungan dan pendidikan sangat berpengaruh terhadap cara berpikir dan cara pandang seseorang. Sebagai contoh kecil, orang yang berpendidikan dan mempunyai suatu kesibukan atau pekerjaan yang menuntut penguasaan suatu ilmu pengetahuan tertentu cenderung cuek dan hanya membicarakan apa yang dianggapya pantas untuk dibicarakan dan tidak suka membuang-buang waktu hanya untuk suatu urusan yang tidak penting. Sedangkan orang yang berpendidikan sedang dan berada pada lingkungan yang kurang baik akan terlihat lebih labil dan kurang konsisten terutama cara berpikir mereka cenderung hanya memandang dari satu sisi dan terkadang apa yang ia lihat langsung ia telan mentah-mentah tanpa memasaknya terlebih dahulu.
Melihat hal tersebut saya sedikit mengalami kesulitan dalam memahami contoh yang kedua. Karena, orang dengan tipe seperti itu terkadang sulit untuk diajak berkomunikasi dan sering terjadi miskomunikasi. Orang tersebut menuntut kita memahami mereka tetapi mereka tidak mau tau dengan kita. Terkadang orang seperti itu sangat sensitif melebihi sensifnya seorang perempuan. Suka mendikte tetapi tidak mau di dikte. Suka meminta lebih tetapi dirinya tidak memberi apapun. Cara berpikirnya pun sempit dan kadang hanya melihat sesuatu dari fisiknya saja bukan isinya. Sekali lagi don’t judge the book by each cover. Jangan menilai orang hanya dari penampilannya saja karena penampilan dapat diubah sesuai dengan apa yang diinginkan orang tersebut bukan apa yang diinginkan/dilihat orang lain.
………………………………………………………………………………..
Relationship
Berkaitan dengan hal tersebut. Saya pun mencoba untuk belajar bagaimana menghadapi seseorang. Walaupun sedikit berat tetapi saya ingin tidak berhenti pada zona nyaman saya. Dengan mencoba untuk memahami hal tersebut memang cukup menguras emosi dan kesabaran saya. Karena hal tersebut sedikit banyak sangat bertentangan dengan prinsip saya saat ini. Dan jujur saya sedikit egois. Terkadang apa yang saya anggap tidak sesuai dengan logika pemikiran saya tanpa berpikir panjang akan segera saya tinggalkan. Tetapi untuk hal ini saya mencoba belajar untuk memahami keadaan sesorang di sekitar saya, dan sedikit meredam sisi keegoisan saya. Memang susah dan sedikit memerlukan paksaan. Tetapi sejauh ini sampai tulisan ini saya posting saya tetap sabar dan mencoba untuk tetap memahami orang tersebut.
Dalam proses itu saya mulai tersadar dan bertanya dalam diri saya sendiri apa yang sebenarnya terjadi. Dan satu hal yang sangat mencolok adalah bahwa selama ini saya terlalu bermain dengan logika (mind) dan meninggalkan hati (heart). Walaupun dalam perjalanannya logika dan hati itu saling berkolaborasi tetapi ingat bahwa terkadang kita juga perlu dalam memandang sesuatu hanya dengan logika saja dan hanya dengan hati saja, atau keduanya berjalan beriringan.  Oleh karenanya dalam memandang sesuatu terkait dengan sebuah relationship kita harus pandai-pandai dalam mengkolaborasikan antara hati dan pikiran (logika).
Jujur sampai detik ini 75% yang bermain adalah logika dan sisanya hatilah yang berbicara. Untuk saat ini jika dibilang egois saya pikir bukan, tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai suatu Idealisme. Setiap manusia pasti mempunyai idealisme masing-masing. Idealisme disini lebih kepada prinsip-prinsip dalam menjalani kehidupan. Dan sekali lagi saya ingin prinsip saya runtuh bukan karena apa dan siapa tetapi prinsip tersebut runtuh dengan sendirinya akibat tuntutan perkembangan kehidupan.
Dalam menjalin suatu relationship kita harus selektif dan jangan banyak berbuat kesalahan. Prinsip kepercayaan itu yang paling penting. Apalagi saya adalah orang yang sulit untuk percaya pada suatu relationship. Omongan manis siapapun bisa membuat tetapi ingat pembuktian itu lebih penting. Jangan sampai di dalam sebuah relationship terjadi sebuah kebohongan. Mungkin dengan kebohongan itu akan menyelamatkan  kita pada saat itu tetapi ingat kebohongan dapat menghancurkan kita kapan saja.
Relationship merupakan sebuah fase dalam kehidupan manusia. Jadi tanggung jawab dalam sebuah relationship bukan sekedar manusia antar manusia tetapi juga antara manusia dengan tuhannya. Dan ingat dalam sebuah relationship tidak selalu berjalan dengan mulus. Pasti ada saja cobaan yang datang, baik besar maupun kecil. Banyaknya perbedaan yang ada harusnya tidak perlu menjadikan suatu masalah yang besar. Karena dari semua perbedaan yang ada komitmenlah yang akan menyatukan.
Saya termasuk orang yang cuek dan parahnya seseorang tersebut adalah orang yang lumayan cuek dan susah untuk peka. Menghadapi hal tersebut terkadang muncul rasa malas dan acuh tetapi nggak tau kenapa dibalik semua keraguan yang ada sampai tulisan ini saya posting kami masih baik-baik saja.
Disini diperlukan cara berpikir yang luas dan kelapangan hati dalam menerima setiap keadaan yang tercipta. Belajar berfikir positif dengan dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi mungkin bisa dilakukan agar relationship yang terjalin semakin kuat. Dan yang tak kalah penting adalah adanya saling pengertian antara satu sama lain mengingat banyaknya kegiatan yang dilakukan masing-masing dan lebih kompromi terhadap waktu. Selebihnya kita dapat lebih belajar untuk bersabar dan menikmati setiap proses yang telah digariskan oleh Tuhan.
………………………………………………………………….
Dalam memandang sesuatu terkadang manusia hanya melihat dari apa yang ia lihat. Padahal apa yang ia lihat terkadang tidak seindah dan bahkan tidak seburuk yang ia lihat. Yang namanya “casing” bisa diganti setiap saat. Terkadang yang ditampilkan seseorang memang benar-benar apa yang ia ingin tampilkan bukan apa yang ingin orang lain lihat. Hanya orang yang mengalami kesempitan berpikirlah yang tertipu dan percaya hanya dengan dengan melihat casingnya saja. Dari situ dapat kita lihat bahwa dalam berpikir manusia saat ini masih banyak yang terkungkkung dengan satu sudut pandang saja atau memandang hanya dari satu sisi, dan tentunya sisi tersebut belum tentu mencerminkan suatu kebenaran. Perluasan cakrawala berpikir sangat diperlukan jika manusia ingin maju dan lebih mengembangkan budayanya.
Please Peka!!!!!

Kamis, 23 Oktober 2014

Wake Up Gaess



Ada masa dimana kita merasa senang tapi kita tidak tahu dan tidak mau tahu darimana rasa senang itu datang. Sebaliknya jika yang muncul adalah rasa sedih kita justru terus memikirkannya sehingga pada akhirnya kita hanya diperbudak oleh perasaan sedih. Terkadang kita tidak pernah menyadari bahwa apa yang terjadi juga dipengaruhi oleh pikiran kita sendiri. Tetap berfikir positif itu sangat penting. Pikirkan apa yang akan membuat diri kita bahagia dan orang lainpun senang. Jangan sampai apa yang membuat diri kita bahagia justru membuat orang lain menderita. Karena, dalam melakukan apapun terutama dalam menjalani kehidupan keseimbangan itu penting terutama yang menyangkut masalah kehidupan sosial. Karena, pada dasarnya manusia tidak bisa hidup sendiri sehebat apapun dia. Sehingga menjaga hubungan baik antar sesama itu penting sampai kapanpun.

Di dalam menjalani kehidupan, sebisa mungkin kita mulai belajar untuk saling menghormati dan menghargai orang lain serta memikirkan lagi apa saja dampak yang ditimbulkan dari apa yang kita perbuat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Kita seharusnnya mulai memikirkan lagi apa saja yang pantas dan tidak pantas kita lakukan atau perbuat dihadapan orang lain, mulai dari ucapan hingga perbuatan. Lebih menghargai perbedaan juga tidak kalah penting karena setiap manusia memiliki karakter yang berbeda beda. Semakin beragam yang kita temukan maka semakin banyak pula apa yang kita dapatkan.

Jika kalian merasa sudah dewasa hendaknya mulai menata dan memikirkan masa depan, karena hidup kita tidak cuma untuk hari ini. Kalian mesti ingat bahwa baik buruknya saat ini pasti sedikit banyak akan mempengaruhi masa yang akan datang. Pertimbangakan apapun yang kalian lakukan saat ini jangan sampai menyesal di kemudian hari. Sekarang bukan lagi saatnya untuk ikut-ikutan apa yang sedang in pada saat ini. Hal ini bukan berarti kita tidak mengikuti perkembangan tetapi lebih tepatnya menyesuaikan apakah hal tersebut cocok atau tidak dengan kepribadian kita. Dan kita harus pikirkan lagi dampak dari hal tersebut. Memang tidak mudah namun kita harus mensugesti pikiran kita agar terus berpikiran dan bertindak positif.

Salah satu cara untuk lebih maju dan berkembang adalah tetap berpikir positif dan fokus dengan apa yang kita kerjakan. Sebisa mungkin kita menjauhkan pikiran kita dari hal hal yang tidak penting dan jangan sampai tejebak dalam kegalauan karena seorang makhluk yang disebut lelaki. Karena hidupmu nggak cuma untuk mikirin lelaki. Kalian punya hidup masing masing dan masa depan masing masing pula. Lelaki tidak untuk dicari. Kalian hanya perlu menjadikan diri kalian berkualitas maka akan mendapatkan yang berkualitas pula. Karena banyak cabe jaman sekarang yang pikirannya tak jauh jauh dari yang namanya lelaki. Banyak yang tanpa malu mengejar (lelaki) dan mengumbar hal ini ke media sosial. Menurut saya hal ini justru akan menurunkan kualitas dirinya sebagai seseorang yang memiliki harga diri.

Come on gaess, buat pendiri bangsa ini bangga, ehh minimal buat diri kalian sendiri bangga. Mari kita mulai dengan lebih menghargai diri sendiri. Karena jika bukan diri kita sendiri siapa lagi. Mencintai dan menghargai diri sendiri untuk masa depan yang lebih indah itu lebih penting daripada memikirkan sesuatu yang belum tentu juga mikiran kita itu buang buang waktu. WAKE UP AND BE AWESOME GAESS

Minggu, 12 Oktober 2014

Jalan=Makan



Yeee, sudah setahun ini saya jadi mahasiswa dan untuk kesekian tahun pula saya tetep single(not jomblo). Biarpun single tapi jadwal teteup padet, nggak jauh beda kok sibuknya sama yang punya pacar. Buat saya single itu prinsip bukan nasib. Karena dengan single kita lebih bebas buat ngapain aja mau jalan sama siapa aja nggak ada yang nglarang, kecuali jalan sama pacar orang. Ngomongin soal jalan-jalan kebetulan saya kuliah di kota yang bisa dibilang kota besar, dan yang pasti banyak banget tempat-tempat asik buat nongkrong. 

Kebetulan banget akhir-akhir ini saya sering jalan bareng sama temen sma (sebut saja bunga). Setelah tiga bulan liburan dan nggak ketemu, akhirnya pada suatu malam kita saling kontak dan janjian buat ketemu di suatu tempat yang disebut parkiran kampus. Setelah ngobrol ngalor ngidul nan berisi itu, tanpa disadari setelah sekian lama kita temenan ternyata kita punya banyak kesamaan, cuma bedanya dia udah punya pacar dan saya masih teteup single (not jomblo). Dalam hidup kurang lebih prinsip kita sama. Cara pandang kita terhadap sesuatu pun sama. Apalagi cara pandang kita terhadap sesorang 100% sama. Kita sama-sama anti dengan yang namanya judging. Kita nggak pernah peduli dengan apa yang dilakuin sama orang lain selama itu nggak ngaruh buat kita. Ngomongin aja hampir nggak pernah kecuali dalam konteks sharing dimana kita dapat mengambil sesuatu dari apa yang dialami orang lain. Kita sama-sama memahami  bahwa apa yang kita lihat saat ini sebagai kenyataan belum tentu berlaku di hari kemudian karena pemikiran seseorang selalu berubah dan berkembang sesuai dengan kondisi seseorang tersebut. Jadi jangan pernah menjudge seseorang karena terkadang mereka lebih hebat dari kita. Trust me it works hohohohoho

Saya sama temen sma saya (sebut saja bunga) sama-sama suka makan. So ketemuan selanjutnya kita selalu hunting tempat makan yang asik buat nongkrong dan ngobrol. Tapi emang dasar kita sama-sama punya kepribadian yang agak-agak introvert gimana gitu, kita selalu nyari tempat makan yang pas saat itu nggak terlalu rame. Kalo kata temen saya sih lebih menjaga privasi hehe. Mulai dari warung makan sederhana hingga yang cukup menguras kantong pernah kita cobain. Sampai saat ini pun kita teteup nyusun rencana buat terus hunting tempat makan yang asik asik. Nongkrong sama temen saya yang satu ini emang nggak ada bosennya karena setiap ketemu selalu membawa cerita baru yang pastinya nggak basi dan teteup bermutu. Satu lagi kita selalu ngutamain yang namanya kualitas dari pada kuantitas. Lebih baik sedikit tapi bermakna dari pada banyak tapi basi.

Hangout bareng temen emang obat mujarab penghilang stress akibat tugas kampus yang membabi buta. Buat saya hangout itu penting, karena selain untuk cari inspirasi juga buat ngerefresh otak yang seharian diperas buat bikin makalah, artikel, essay, proposal dan kawan kawannya belum lagi kalo disuruh buat book report yang bukunya setebel bantal tidur. 
 
Ngomongin tempat hangout yang asik di kota malang emang banyak banget, tapi yang paling recommended menurut saya ya di Alice Tea room, walaupun harganya lumayan tapi sebanding dengan apa yang kita dapet disana. Mulai dari arsitektur ruangannya yang keren banget dengan konsep vintagenya hingga makanan yang dijual juga enak banget, dan yang paling penting suasananya tenang dan nyaman.

Selanjutnya kalo pengen makan steak murah dan enak ya di Waroeng Steak and Shake yang ada di jalan Kawi malang. Disini suasananya layaknya di rumah-rumah makan pada umumnya rame dan kadang padet banget, tapi untuk urusan rasa jangan ditanya. Enak banget.

Jika kalian pecinta mie di malang ada mie yang menurut saya rasanya juara banget, tempatnya ya di hot cwimie harganya cukup akrablah di kantong mahasiswa, tapi kalo kalian ingin porsi yang agak gede ya di Mie Jogja Pak Karso, walaupun harganya agak menguras kantong tapi sesuai banget denga rasa dan porsinya.
 

Minggu ini dari tiga tempat tersebut di Alice Tea Room lah yang paling ngena banget. Next saya dan sahabat saya akan terus hunting tempat makan yang ada di Kota Malang.

Sabtu, 11 Oktober 2014

family :*



Keluarga adalah harta yang tak ternilai. Mereka selalu ada dan mendukung apapun yang kita lakuin asalkan sesuatu yang dianggap positif dan bermanfaat buat kita. Walupun kadang apa yang kita inginkan nggak sejalan denga apa yang mereka mau. Dan hal tersebut membuat kita terkadang merasa benci dan menyesal mengapa dilahirkan dalam keluarga yang kurang demokratis dan sebagainya. Namun, kita mesti sadar akan arti pentingnya mereka, merekalah tempat satu-satunya kita kembali selama kita hidup di dunia ini, merekalah yang selalu menerima kita apapun kondisi kita, di dalam hati merekalah nama kita selalu disebut, dan di dalam doa mereka nama kita disebut tiada henti tanpa kita ketahui dan mereka tidak mengharapkan balasan dari kita. Dan hanya dari merekalah kita bisa mendapatkan kasih yang tulus.

Terkadang kita lupa akan keberadaan mereka karena terlalu asyik dengan kegiatan masing-masing. Namun, sesibuk dan sepadat apapun jadwal kita sisakan di pojok hati dan pikiran kita untuk mereka. Walaupun mereka tidak pernah meminta apapun dari kita tetapi sedikit perhatian kita untuk mereka itu sudah sangat membahagiakan mereka sekalipun itu hanya sekedar mengirim sebuah pesan singkat. Ingat dalam sehari berapa sering anda mengirim pesan singkat untuk pacar anda dari pada untuk orang tua dan keluarga terdekat anda. Saya yakin pasti lebih banyak untuk pacar anda daripada untuk orang tua dan keluarga anda, apapun pembenaran yang anda berikan. Karena sesuatu di dunia ini tidak ada yang salah karena setiap orang punya pembenaran masing-masing. 

Perlu kalian sadari bahwa kebersamaan kita dengan keluarga itu sangat singkat. Karena suatu saat kita akan berpisah dengan mereka untuk mengurus kehidupan kita masing-masing dan yang bisa kita lakukan hanya berdoa dan mendoakan dari jauh. Oleh karena itu, manfaatkan kersamaan ini dengan sebaik mungkin. Karena banyak moment-moment kecil yang berkesan terjadi dalam hidup kita tidak dapat diulang kembali apalagi hal tersebut indah untuk diingat. Suatu saat kita pasti akan merasa ingin mengulangi moment tersebut. Sebaliknya moment yang buruk pasti akan kita kubur dalam-dalam dan tidak ingin mengingat kembali. Seburuk apapun kejadian yang terjadi di masa lalu sebisa mungkin kita jadikan acuan dan pelajaran untuk merekonstruksikan masa depan kita agar tidak mengulangi hal tersebut. Kita harus ingat bahwa kehidupan ini terus berjalan dan tidak bisa diulang, maka dari itu setiap kejadian yang ada dalam hidup ini entah baik atau buruk tidak perlu kita takutkan, karena semua kejadian tersebut telah diatur oleh tuhan dan manusia hanya perlu memaknai setiap kejadian yang ada dan tetap percaya bahwa Tuhan punya rencana yang indah buat kita.

Ngomongin soal keluarga, mungkin saya dari sekian yang orang yang disayang oleh Tuhan karena di usia saya yang ke 18 ayah saya sudah dijemput oleh Tuhan, otomatis keluarga saya telah berkurang satu orang dan dia adalah HERO saya di dunia ini. Walupun mungkin memiliki banyak kekurangan sebagaimana layaknya manusia biasa, namun sosoknya tidak akan pernah tergantikan. Banyak cita cita yang terucap saat kebersamaan kami berlangsung, tetapi semua hanya tinggal di angan dan menjadi kenangan setelah kepergiannya. Mungkin benar jika ada ungkapan untuk laki-laki yang mengatakan bahwa “Sebelum menjadi hero untuk orang lain jadilah hero untuk anakmu”. Kurang lebih beliau menggunakan ungkapan tersebut dalam hidupnya. Karena banyak hal yang beliau lakukan dan korbankan untuk keluarga dan tak jarang beliau mengorbankan pekerjaannya atau urusannya dengan orang lain hanya untuk sebuah kebersamaan. Tepat 10 November 2014 adalah satu tahun ayah saya meninggalkan dunia ini. Semoga tetap bahagia di sana sesuai dengan amal dan perbuatannya di dunia.

Pada prinsipnya dalam menjalani hidup manusia tidak akan lepas dari yang namanya masalah. Jangan mau hidup kalo tidak mau bertemu dengan masalah itu mungkin memang benar. Daripada terus mengkambinghitamkan setiap masalah atau kejadian yang terjadi dalam hidup ini, layaknya kita harus bisa menjadi problem solver untuk diri kita sendiri. Jangan sampai kita diperbudak oleh suatu masalah atau situasi, harusnya kitalah yang mesti mampu mengatur dan memanage suatu masalah atau situasi. Karena hidup ini tidak untuk menunggu badai reda but it’s about learning to dance in the rain. Ingat bahwa untuk membuat sebuah pelangi kita perlu yang namanya hujan. Naik turunya kehidupan apalagi dalam sebuah keluarga itu wajar, anggap saja sebagai proses menuju sesuatu yang lebih indah.

Pada dasarnya apapun kondisi dan keadaan orang tua dan keluarga kalian, hanya merekalah yang dengan tangan terbuka dan lapang dada menerima dan mengasihi kita tanpa pamrih. Perlu diingat bahwa keluargalah harta yang tak ternilai. Kalian mesti yakin dan percaya dan tetap sadar bahwa orang tua dan keluarga adalah orang-orang terbaik yang dipilihkan tuhan untuk kita, apapun kekurangan mereka.

Bltr/10/Okt/2014

Senin, 29 September 2014

Everlasting Friend




Teman dan persahabatan itu penting banget. Tapi hati-hati zaman sekarang banyak temen yang Cuma abal-abal alias deketnya kalo butuh aja. Menurut saya teman itu untuk selamanya dan apa yang terjadi saat ini adalah sebuah proses yang sedang menguji seberapa besarkah rasa persahabatan kita. Tak jarang dalam sebuah perteman atau persahabatan banyak terjadi konflik. Sebisa mungkin konflik yang terjadi dapat dijadikan suatu pelajaran guna mendewasakan diri. Karena pada dasarnya tidak ada orang dewasa yang mengaku dirinya telah dewasa. Apalagi kedewasaan seseorang tidak dapat diukur dengan usia. Karena kedewasaan hanya dapat dibuktikan melalui cara berfikir dan tindakan yang dilakukan. So, kalo ada seseorang yang berkoar-koar mengatakan bahwa dirinya telah dewasa kemungkinan dia masih dalam tahap pencarian jati diri.

Ngomongin masalah persahabatan itu emang nggak ada habisnya. Apalagi buat saya sahabat itu lebih dari seorang pacar. Karena pacar walaupun ngomong bisa nerima kita apa adanya itu bullshit. Tapi kalo sahabat dia lebih tau dan lebih ngerti kita apa adanya. Dengan sahabat yang bener-bener tulus kita bisa ngungkapin apa aja yang ada dalam benak kita. Karena hanya sahabat yang tulus yang ngomongin kebaikan kita dibelakang kita. Sahabat itu seperti bintang yang kadang nggak terlihat tapi selalu ada buat kita. Selalu ada hal-hal unik dan lucu disetiap obrolan kita dan nggak ada kata bosan disetiap obrolan kita walau berjam-jam tapi serasa sebentar dan berkesan. Saling bertukar informasi, bertukar pengalaman dan saling menginspirasi itulah sahabat sejati. Banyak rencana masa depan yang kita susun bersama walaupun jalan kita nggak selalu sama namun kita dapat berjalan beriringan.

Quality time bareng sahabat itu penting banget. Kurang lebih itu yang saya lakuin akhir akhir ini, karena jujur manfaatnya kerasa banget. Apalagi saya dan sahabat saya sama-sama agak introvert so kalo ngobrol kadang sampe lupa waktu. Karena dalam diri kita(saya&sahabat) tertanam bahwa tidak semua orang dapat nerima apa yang kita omongin dan terkadang untuk sekedar cerita kita perlu tahu bahwa cerita kita nggak ada sangkut pautnya sama privasi orang. Jadi kalo mau cerita pasti kita cari orang yang pas. Mungkin ini yang selalu dikatakan bahwa orang-orang introvert cenderung lebih pendiam. Namun dalam diam seorang introvert tersimpan berbagai informasi dan pereneungan-perenungan karena dia selalu memikirkan apa yang akan dia katakan, misalnya apa itu pantas dibicarakan, apa perlu untuk dibicarakan, apa kira-kira jawaban yang akan diberikan orang lain. Dan orang introvert cenderung membicarakan hal-hal tersebut dengan orang yang benar-benar sudah dipercayanya. Dengan kadar Introvert 93% dan tipe ISTJ saya sangat bangga dengan sahabat saya yang dapat memahami diri saya dan mensuport setiap apa yang saya lakukan. Susah, seneng, sedih, bahagia, ketawa dan apapun itu kita lalui bersama walaupun banyak cobaan yang datang pada diri kita, namun kita selalu mencoba untuk memaknainya. 

Tanpa disadari dalam hidup selalu ada hitam putih, gelap terang, senang sedih, bahkan bangga dan kecewa yang selalu tak bisa lepas dari kehidupan kita. Namun betapa bijaknya kita jika, bisa memaknai dan mengambil hikmah dari apa yang telah terjadi di dalam hidup ini. Hidup ini selalu berjalan ke depan namun tetap jangan lupakan apa yang telah kita lalui karena dengan masa lalu kita dapat berkaca dan belajar agar tidak jatuh pada lubang yang sama.

Yang jelas dalam hidup ini kita harus bisa mempertahankan apa yang bisa membuat kita bahagia dan sebisa mungkin mengambil hikmah dari apa yang membuat kita menderita. Kita harus tetep ingat bahwa Tuhan selalu bersama kita apapun keadaan kita. Keep strong everybody