Yes, finally nonton konser lagi setelah setahun
mengurung diri dan tenggelam dalam rutinitas kampus yang melelahkan sekaligus
menyenangkan. Selama setahun terakhir ini saya memang jadi maba yang lugu dan
lucu. Kuliah juga Kupu-Kupu. Tetapi setelah negara api menyerang semuanya
berubah, walaupun saya adalah orang yang introvert. (Orang introvert itu emang
biasanya pendiam. Biasanya temannya sedikit karena lebih memilih kualitas dari
pada kuantitas tapi kalau dia sudah menerima orang itu sebagai temannya,
biasanya persahabatan itu akan berlangsung seumur hidup, karena itu orang
introvert cenderung setia). Namun sifat introvet saya lama kelamaan sedikit
memudar (sedikit nggak lebih) ditambah lagi saat ini saya sudah menemukan yang
namanya kenyamanan, pertemanan, persahabatan, dan sudah banyak belajar
bagaimana menjalin komunikasi dengan orang lain dengan lebih bijak dan dewasa.
ciee mahasiswa.
setelah menjadi mahasiswa selama setahun terakhir ini jujur
saya merasa lebih bijak dalam menghadapi suatu persoalan. Jadi bener banget
kalo ada yang bilang saat kuliah itu walaupun kadang kita nggak dapat ilmunya
tapi kita bisa dapat ilmu kehidupan, dan itu yang saya rasakan dalam setahun
belakangan. Selain dapet ilmu kehidupan di kampus saya banyak banget nemuin
orang-orang dengan tipe dan latar belakang yang beragam sehingga kelakuannya
pun beragam. Sebagai seorang pengamat ulung saya banyak mengambil peajaran dari
apa yang mereka perbuat. Dan disini kita belajar untuk tidak menjudge atau
menghakimi apa yang dilakukan oleh orang di sekeliling kita, karena apa yang
kita lihat belum tentu benar dengan apa yang mereka rasakan. Karena setiap
orang punya kepentingan dan kapasitas masing-masing dan disini kita harus dapat
lebih menghargai privasi orang lain.
Selama ini banyak orang yang ngomong kalo saya orang yang
introvert. Jujur saya nggak nolak tapi juga nggak mengiyakan. Karena buat saya,
apapun yang ada pada diri saya adalah saya dengan kepribadian dan tingkah laku
saya yang apa adanya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Tapi tapi tapi kalo
baca di artikel artikel yang membahas masalah kepribadian introvert kurang
lebih apa yang di ungkapkan para penulisnya memang ada pada diri saya. so still
woles aja lah….
Ngomongin masalah pertemanan dan persahabatan di sini
terlihat lebih real banget. Di posisi ini saya bisa melihat teman atau orang
yang ada di sekeliling saya secara lebih nyata dan apa adanya, karena segala
sesuatunya dituntut secara mandiri dan dinilai secara individu karena sudah
dianggap dewasa (katanya). Di masa-masa ini kita gampang banget buat ngliat
siapa aja yang deket sama kita kalo lagi butuh aja sama yang deket karena emang
bener-bener tulus. Sedikit curcol akhir-akhir ini saya baru ngerasa kalo saya
dibutuhkan seseorang (sebut saja bunga) kalo dia lagi butuh aja, giliran saya
yang butuh ehh malah ngehindar eg. lagi butuh buat minjem buku ehh pas
ditanyain saya malah dikacangin dan mukenya itu lohh yang bikin orang mau
nimpuk pake sepatu. Emang sih si dia(sebut saja bunga) kalo sama nilai emang
nggak pernah mau pengertian sama temen walaupun hanya sekedar buat minjemin
buku(menurut sumber yg bisa dipercaya). Tapi tapi tapi emang sih mahasiswa
jaman sekarang yang dicari cuma nilai. Mereka nggak pernah sadar bahwa ilmu
kehidupan yang ada di kampus itu lebih banyak dan penting buat sesudah kita
lulus nanti (katanya mas mas angkatan tua).
nonton Souljah @GrahaCakrawalaUM Malang
Balik lagi ngomongin masalah konser Souljah kemaren, emang
sih udah beberapa tahun terakhir saya udah nggak pernah nonton lagi yang
namanya konser. So begitu ada kesempatan tanpa pikir panjang, beberapa waktu
yang lalu begitu ada yang ngajakin langsung brangkat dehh. Alhamdulillah seruuuu.
Pertama kali nonton konser pas lagi kelas 1 SMA yaitu nonton Mysin. Berikutnya
nonton Thirteen, Brigade 07 dan beberapa band indie lainnya dan disinilah saya
nemuin seninya nonton konser. Mulai dari ketemu orang-orang yang ekspresif
hingga crowdnya yang asik, yang bisa ngebuat kita sejenak melupakan segala
problematika yang ada. Saya bisa menyebut bahwa nonton konser adalah bakat
terpendam saya. walaupun untuk menonton sebuah konser saya musti merelakan muka
saya numbuh jerawat yang membabi buta karena paparan asap rokok, debu dan
keringat tetapi semua itu terbayarkan dengan sebuah keseruan yang ada. Dengan mencari
keseruan keseruan inilah hidup seseorang akan lebih berwarna. Yang jelas apapun
yang kita lakuakan asalkan tidak melenceng dari apa apa yang sudah ditetapkan
pasti berdampak positif, sekalipun itu menonton sebuah pertunjukan.
STAY WOLES bradahhhh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar